Seluruh Indonesia
Bersama Kak @deramelia, mari wujudkan 100 Sumur Bor untuk daerah krisis air. Sedekah air Anda jadi amal jariyah yang mengalir abadi.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan, saya Deramelia (@deramelia) seorang Financial Planner dan edukator.
Semua ini berawal setelah Allah mengizinkan saya menjadi tamu-Nya di Tanah Suci. Sepulang dari ibadah haji, ada satu doa yang terus terlintas di hati saya. "Ya Allah, jangan biarkan haji ini hanya menjadi perjalanan yang selesai ketika pesawat mendarat di Indonesia. Izinkan saya meninggalkan sebuah amal yang manfaatnya terus hidup, bahkan ketika saya sudah tiada."
Saya percaya, setiap orang yang pulang dari Tanah Suci pasti ingin membawa pulang lebih dari sekadar kenangan. Kita ingin membawa pulang perubahan. Kita ingin ada amal yang menjadi bukti bahwa perjalanan itu benar-benar mengubah hidup kita.
Di saat yang hampir bersamaan, saya mulai menerima berbagai pesan dan cerita dari saudara-saudara kita di berbagai daerah yang masih kesulitan mendapatkan air bersih, baik untuk sehari-hari, wudhu, dan juga MCK. Dan dari sini, saya teringat suatu hadist dari Rasulullah terkait keutamaan membangun sumur…Dari Anas Radhiyallahu anhu,
beliau mengatakan, ” Rasûlullâh Shaallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) : Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu, mengalirkan sungai, menggali sumur, menanamkan kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf atau meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal".
(Hadits ini diriwayatkan oleh al-Bazzar dan dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah).
Di hadist lainnya, kita juga tahu ketika Rasulullah ﷺ ketika ditanya,
"Sedekah apakah yang paling utama?"
Beliau ﷺ menjawab,
"Memberikan air." (HR. Abu Dawud).
Hadis ini terus terngiang di hati saya dan membuat Saya memberanikan diri membuat proyek pribadi keluarga kami untuk bisa membangun sumur bor dan sedekah air bersih untuk yang membutuhkan. Kami turun langsung ke salah satu pesantren di daerah Cirinten Banten yang memang belum punya akses air bersih yang layak, dan membangun beberapa titik sumur baru.
Dan masyaAllah, ketika saya share proyek ini ke IG, begitu banyak teman-teman yang mengirimkan pesan yang ingin ikut bersedekah.
Karena itulah, Bismillah, saya menggandeng LAZNAS Saya Peduli untuk menjalankan program Sedekah Jariyah 100 Sumur Bor untuk Negeri, agar setiap amanah yang dititipkan dapat dikelola secara transparan, akuntabel, profesional, dan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Melalui program ini, kita bersama-sama berikhtiar menghadirkan 100 sumur bor di berbagai wilayah Indonesia yang masih mengalami krisis air bersih.
Mungkin kita tidak pernah mengenal siapa yang meminum air dari sumur tersebut. Kita juga mungkin tidak akan tahu siapa yang berwudhu dengan air itu sebelum menunaikan shalat. Tapi, saya sangat yakin, Allah mengetahuinya. Dan selama air itu terus mengalir. Selama masih ada yang meminumnya, Selama masih ada yang berwudhu dengannya, Selama masih ada kehidupan yang terbantu karenanya...
InsyaAllah, pahala kebaikan itu pun akan terus mengalir kepada setiap orang yang telah mengambil bagian dalam program ini.
Allah ﷻ berfirman:
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki."
(QS. Al-Baqarah: 261)
Semoga setiap rupiah yang kita titipkan menjadi benih kebaikan yang terus bertumbuh, mengalir bersama setiap tetes air yang memberi kehidupan.
Mari bersama menjadi bagian dari Sedekah Jariyah 100 Sumur Bor untuk Negeri.
Bismillah, mari bersama mengalirkan air, menghidupkan harapan, dan menanam amal jariyah yang insyaAllah akan terus mengalir hingga akhirat. 💧🤍

